RSS

Raibnya Brownies Kami

07 Jun

Raibnya Brownies Kami

Judul ini paling tepat menggambarkan situasi yang terjadi (terinspirasi dari judul novel: Robohnya Surau Kami – hayoo masih pada inget gak siapa pengarangnya?)

Packing Awal

Dialog singkatnya begini:
Pemesan
: Hmm, itu browniesnya sebenarnya sepanjang apa ya?
Aku
: Ya sepanjang kotaknya itu.
Pemesan
: Oooo, tapi kok hilang sepertiganya ya?
Aku
: Ha???

Mungkin buat para bakul kue yang mengandalkan media internet sebagai area untuk berpromosi dan juga para pelanggannya sudah memahami bahwa kue-kue yang dipesan akan dikirim dengan mengandalkan jasa kurir profesional. Demikian pula aku yang dengan brand Goldoven.com melakukan penjualan melalui internet. Di awal mula usaha kami (aku dan Dessy), Goldoven.com baru bisa melayani area pengiriman di Jakarta dan sekitarnya yang tidak terlalu jauh. Oleh sebab banyaknya permintaan pengiriman ke luar Jakarta, maka kami pun menjajaki pengiriman kue ke luar Jakarta.

Order perdana dikirimkan ke Palembang. Yang dikirim adalah Dark Choco Melt Brownies dan Lapis Legit ala Cakefever – eh ala Goldoven (hihihi). Setelah ditimbang, ternyata beratnya 1.2kg, waah dibulatkan ke 2 kg. Ongkirnya pun lumayan, jadi total Rp 32rb. Dessy membungkus kue-kue dengan seksama dan hati-hati. Maklumlah order perdana, jadi masih belum tau critical issuenya dimana (jiaah!). Silakan dicermati hasil bungkus membungkus yang dilakukan oleh Dessy ;) Cukup rapat dan padat, menurutku.

Dan dikirimlah orderan tersebut melalu jasa kurir profesional yang (demi terlindungi dari UU-ITE) kami tak sebutkan namanya di sini. Pengirimannya super cepat walau kami hanya memilih pengiriman reguler. Pagi ini dikirimkan, besok siang sudah sampai di Palembang. Wow! Keren!

Pemesan langsung SMS mengabarkan padaku, bahwa dia sudah ditelpon sang Kurir-yang-namanya-tak-boleh-disebut bahwa paketnya sudah sampai, dan karena posisinya masih ada di luar kota, si Pemesan bilang akan mengambil sendiri paketnya ke kantor si Kurir. Ok, sampai di sini tampaknya semua lancar.

Lalu, sorenya aku menerima telepon dari Pemesan dan terjadilah dialog seperti diatas, dan berikut lanjutan dialognya:

Dark Choco Melt yang sudah hilang 1/3 bagian dan berantakan

P: Ini kelihatannya kotaknya terlalu besar ya untuk browniesnya. Dan apa betul ya penampilannya seperti dodol?
A
: (bingung dan gelagapan) eeh, ndak kok. Brownies dan kotaknya sama besar. Dan penampilannya tidak seperti dodol, kecuali kalau memang sudah dipotong dan coklat meltnya belepotan kesana sini
P
: Aku kirim ya fotonya …

Omaigat! Begitu melihat foto yang dikirimkan, aku tak habis pikir apa yang sebenarnya terjadi dalam proses pengiriman kue tersebut yaa?? Lihatlah kondisi brownies yang diterima oleh si pemesan, hu hu hu …

Aku dah pasrah deh mau diomelin sama pemesan, abis gimana lagi brownies yang dipesan sudah hancur tak berbentuk. Ealah bukannya marah, sang pemesan akhirnya malah tertawa terbahak-bahak sambil bilang: “Luar biasa ya browniesnya. Dari aromanya saja sudah sangat menggoda, pantas saja si delivery man tak kuat iman, sampai bela-belain merobek kotak brownies dan menutup lagi dengan rapi dus luarnya.”

Hiks hiks, biarpun pelanggan tidak marah dan komplain, tapi kami tetap mengurus komplain kepada perusahaan jasa pengiriman yang tak boleh disebutkan namanya itu. Dan tampaknya lumayan ditindak-lanjuti oleh mereka… yaah kita tunggu saja hasilnya bagaimana. Nanti aku share yaa…

Note:

Sesuai janjiku untuk share hasil dari investigasi Raibnya Brownies kami ini, maka hasil akhirnya adalah pihak perusahaan jasa pengiriman tersebut mengganti uang sebesar harga kue yang rusak tersebut kepada kami. Karena memang hanya sebesar itu tanggung jawab mereka kepada pengguna jasa. Hal ini membuat kami menjadi tidak lagi berani mengirimkan kue untuk keluar area Jakarta, kecuali sang pemesan kue siap menerima segala resiko kondisi kue ^_^

Sumber : www.cakefever.com

 
 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: